4 Penyebab Keramik yang Menggelembung

288 views

Keramik masih dijadikan primadona dalam pemilihan material lantai. Karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan papan kayu, bukan berarti lantai keramik tidak memiliki masalah. Kesalahan dari pemasangan lantai keramik bisa menyebabkan berbagai masalah, seperti menggelembungnya keramik, retak, lalu meledak. Bagi Anda yang pernah mengalami kejadian serupa di lantai rumah Anda, sebaiknya bacalah artikel ini sampai tuntas.

Motif-keramik-lantai-rumah-1

Lantai keramik yang menggelembung bisa disebabkan oleh tukang bangunan yang salah dalam proses pemasangannya. Membiarkan lantai yang menggelembung, akan berdampak pada keretakan keramik dan berujung pada letupan keramik. Kondisi tersebut tentu akan berbahaya bagi keselamatan penghuni rumah, terutama jika terinjak atau tersandung.

Lalu, apa penyebab utama dari lantai keramik yang menggelembung? Melalui artikel ini, Anda akan membaca ulasan dari kami tentang faktor penyebab lantai rumah rusak, diiantaranya:

Kualitas keramik

Memilih keramik dengan harga dan kualitas yang rendah, berpotensi mengalami kerusakan dini. Sebagian besar keramik yang menggelembung disebabkan oleh keramik berkualitas rendah yang ditanam dengan metode yang salah. Bagi Anda yang terpaksa memakai keramik dengan kualitas yang kurang bagus, ada baiknya untuk merendam keramik tersebut dengan air selama 1 jam. Cara ini bertujuan untuk memudahkan semen melekat pada permukaan bawah keramik saat ditempelkan pada lantai.

Kualitas campuran semen

Selain keramik, kualitas campuran semen juga mempengaruhi lantai keramik yang menggelembung. Hal tersebut disebabkan karena semen sebagai perekat tidak bekerja secara maksimal. Untuk itu, wajib bagi Anda untuk memperhatikan kualitas campuran semen dengan pasir, dengan sistem pengadukan yang rata dan perbandingan yang pas di antara keduanya.

Menghiraukan bagian nat pada keramik

Banyak dari Anda belum sepenuhnya mengerti tentang nat dan cara memperlakukannya. Bagian nat adalah pertemuan atau sambungan antara satu keramik dengan keramik yang lainnya. Biasanya, tukang akan menunggu keramik yang sudah terpasang sampai setengah kering. Setelah itu, tukang bangunan tersebut akan mengisi nat dengan larutan campuran semen kembali. Bedanya, campuran ini memiliki tingkat kepadatan yang lebih cair daripada campuran yang digunakan sebelumnya. Membiarkan bagian nat tidak seluruhnya terisi oleh semen, akan menyebabkan keramik mudah menggelembung dan berpotensi mengalami keretakan.

Tingkat kelembaban

Sebelum Anda benar-benar memasang keramik di rumah Anda, pastikan keramik bagian dalam ada dalam keadaan kering. Kondisi yang basah akan membuat keramik Anda mudah lembab ketika semen nanti sudah kering. Mungkin saja terdapat rongga yang terisi oleh air di bawahnya. karena lapisan semen di bawah keramik yang tidak rata oleh tukang yang tidak berpengalaman.

Keempat penyebab utama yang telah kami sebutkan di atas, akan sangat memungkinkan dilakukan oleh tukang bagunan yang tidak pengalaman. Cara paling aman untuk mencegahnya adalah dengan mempercayakan pemasangan keramik pada tenaga yang kinerjanya sudah terpercaya.