Pompa Air dan Cara Kerjanya

115 views

pompa air

Untuk proses pengolahan air dibutuhkan pompa air yang memiliki jenis yang bermacam-macam. Fungsi dari pompa tersebut adalah untuk mendistribusikan atau menyalurkan air dari sumber menuju ke tempat pengolahan air lalu menyalurkannya ke pengguna. Jenis pompa ini menggunakan prinsip kerja dengan memindahkan sejumlah volume air melewati ruang suction ke ruang outlet dengan impeller sehingga ruang udara tersebut akan terisi oleh air. Nantinya, dalam pompa tersebut akan timbul tekanan fluida yang nantinya ditarik melewati dasar sumur atau sumber air ke penampungan.

Pompa untuk proses pengolahan air tersebut memiliki 3 bagian utama yang penting, yaitu pertama adalah motor. Bagian ini berfungsi sebagai penggerak. Ada 2 jenis motor yaitu sentrafugal dan rotary.

  • Pompa dengan sistem sentrifugal biasanya digunakan di peralatan kapal laut yang berfungsi untuk membuang air yang berasal dari dok dengan cepat. Pompa ini bekerja dengan kecepatan yang tinggi menyebabkan volume air yang bergerak memutar bisa terlempar keluar dari outlet air.
  • Sistem rotary memiliki impeller berputar sebagai kekuatan tarikan agar air bisa tertarik dari sumber air dandialirkanke pipa outlet. Jenis pompa dengan sistem rotary inilah yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Kedua adalah valve. Bagian dari pompa untuk air ini memiliki fungsi sebagai pemisah bagian isap dan pompa sehingga ada perbedaan tekanan serta pemisahan air. Ada jenis pompa yang menggunakan valve di bagian ujung pipa yang berfungsi untuk menjaga agar ruangan dalam pompa tersebut terus terisi air dan tidak terisi oleh udara. Valve yang dihubungkan dengan sebuah sakelar ini dipergunakan sebagai pengendali tekanan pompa sehingga terhindari kerusakan yang terjadi secara otomatis. Apabila output dari pompa untuk air ini mengalami peningkatan tekanan hingga ke tingkat tertentu, valve akan terdorong keatas kemudian memutus aruslistrik secara otomatis.

Untuk jenis pompa air yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, ada yang menggunakan sistem sentrifugal dan rotary. Secara umum, pompa jenis ini menggunakan impeller yang bergerak dengan motor dan saat impeller tersebut berputar maka air akan terdorong keluar menuju pipa penyaluran. Pompa untuk air sendiri terbagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan tenaga penggeraknya.

Jenis pompa yang pertama adalah manual yang terkenal saat tahun 1970an dulunya jenis pompa untuk air ini biasanya digunakan di tempat yang masih belum terjangkau listrik namun saat ini jenis pompa ini biasanya ditemui di pedesaan. Cara kerja dari pompa tradisional ini yaitu:

  • Ketika tuas pompa ditarik ke atas, nantinya piston akan bergerak ke dasar ruangan pompa.
  • Air di pompa tersebut akan memasuki ruangan atas piston dengan melalui valve.
  • Saat tuas terdorong ke bawah, piston akan naik dan bersamaan dengan tertutupnya valve sehingga air di atas piston akan terdorong keluar lewat corong pompa.
  • Di saat yang sama, piston menyedot air dari sumur dan nantinya air memasuki ruangan di bawah poston lewat velve di dasar pompa yang terbuka saat piston bergerak ke atas.

Jenis pompa air  berdasarkan sumber penggeraknya yaitu:

  • Pompa listrik yang saat ini banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Ada yang menggunakan sistem kerja sentrifugal dan ada yang menggunakan sistem rotary.
  • Pompa solar dengan bahan dasar solar atau bensin untuk memompa air dengan volume air yang besar.
  • Pompa submersible yang dicelupkan ke air misalnya jenis pompa yang digunakan di aquarium.